Lokasi / Beranda / Kesehatan / Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar

Sebanyak 11 rumah terbakar
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 11 rumah hangus terbakar, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.
Beberapa jam setelah kejadian, polisi mendapat informasi bahwa pelaku telah kembali ke rumahnya di Perumahan Green Mulia II, Kelurahan Margorejo (sesuaikan jika nama wilayah resmi), Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Petugas kemudian menangkap pelaku tanpa perlawanan.
Pelaku mengaku siramkan Pertalite
Dalam pemeriksaan, M Syarif Elviran mengaku membakar rumah mertuanya menggunakan pertalite yang dibelinya di SPBU Kupang, Lubuklinggau.
"Pelaku mengaku menuangkan pertalite ke lantai kayu di bagian dapur rumah, kemudian menyulutnya menggunakan korek api hingga api membesar," kata Kurniawan.
Polisi menduga aksi tersebut dipicu konflik rumah tangga. Sebelum kejadian, pelaku disebut terlibat pertengkaran dengan istrinya.
Selain diduga membakar rumah mertuanya, pelaku juga diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Septi.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di kepala dan patah tulang pada tangan kanan.
"Hasil tes urine terhadap pelaku juga menunjukkan positif narkoba," ujar Kurniawan.
Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 2890 HAH, satu korek api yang diduga digunakan untuk membakar rumah, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi.
"Kami terus mendalami motif pelaku, termasuk rangkaian konflik rumah tangga yang diduga menjadi pemicu aksi pembakaran hingga menyebabkan belasan rumah warga hangus terbakar," kata Kurniawan.
Sebelumnya — 10 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Cocok Dipakai di Medsos
Selanjutnya — SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
Artikel Terkait
- Balap Liar Kuasai Jalan di Rawamangun Jaktim, Polisi Tingkatkan Patroli
- Kisah Guru di Ngada, 3 Tahun Idap Penyakit Langka, Kini Diamputasi
- INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya
- Dosen ASN yang Viral di Sidang MK Ungkap Alasan Sempat Ingin Tinggalkan Dunia Pendidikan
- Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako
- 2 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
- Zulhas Janji KDKMP Bakal Serap Hasil Panen: Tidak Boleh Petani Dirugikan
- Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara
