Lokasi / Beranda / Berita / Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?
Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?

Diduga Berasal dari Listrik Statis
Raymond menjelaskan, anggapan tersebut kemungkinan muncul karena adanya fenomena listrik statis atau listrik kinetis.
Sebagai contoh, saat sebuah benda digesekkan ke rambut, rambut bisa berdiri akibat adanya muatan listrik statis.
"Itu biasanya kejadian karena listrik kinetis. Kayak kita gesek-gesek benda atau balon saja, terus taruh ke rambut. Kan rambutnya bisa berdiri sendiri," kata Raymond.
Namun, menurut dia, fenomena tersebut tidak ada kaitannya dengan kemampuan smart key memancarkan sinyal.
"Secara teknis itu enggak bisa. Sampai sekarang juga belum ada yang membuktikan. Jadi kalau ngomong secara faktanya, ya itu enggak benar," ujarnya.
kompas.com/nanda Raymond Lie - Komandan Key
Kekuatan Sinyal Bisa Diukur
Raymond mengatakan, kondisi smart key sebenarnya dapat diperiksa menggunakan alat khusus.
Melalui alat tersebut, teknisi bisa mengetahui apakah baterai masih dalam kondisi baik, berapa besar tegangan yang dihasilkan, hingga frekuensi sinyal yang dipancarkan.
"Kita ada alat tes untuk mengukur berapa voltasenya, frekuensinya berapa. Semua bisa dibaca," kata Raymond.
Karena itu, ia menegaskan bahwa kekuatan sinyal smart key tidak bisa dipulihkan hanya dengan menggesekkannya ke kepala atau bagian tubuh lainnya.
"Kalau sekadar cuma pakai begitu, ya enggak bisa," ujar Raymond.
Smart Key Mulai Lemah
Apabila jarak deteksi smart key mulai berkurang atau tombol remote tidak lagi responsif, pemilik mobil sebaiknya memeriksa kondisi baterai terlebih dahulu.
Sebab, penyebab paling umum sinyal smart key melemah adalah daya baterai yang mulai habis, bukan karena gangguan pada sinyal yang bisa dipulihkan dengan cara-cara tertentu.
Dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat yang tepat atau mengganti baterai jika diperlukan, fungsi smart key dapat kembali bekerja secara normal.
Sebelumnya — Halte Kebon Sirih Ditutup hingga 20 Juli 2026 Imbas Pekerjaan Proyek MRT
Selanjutnya — KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Artikel Terkait
- 10 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Cocok Dipakai di Medsos
- Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
- Takhayul Bikin Rumah Angker Sulit Laku di Jepang, Apa Solusinya?
- Prabowo Bicara Investasi di RI: Investor Untung tapi Rakyat Harus Sejahtera
- Satu per Satu Toko Buku Independen Hong Kong Dibungkam, 5 Orang Ditangkap
- 10 Contoh Jawaban Upaya Peningkatan Atasi Tantangan Tindak Lanjut di PMM, Guru Wajib Tahu
- Viral Ekskavator Tercebur di Kali Cakung Lama, Dinas SDA Evakuasi Malam Ini
- Tolak Barcelona, Nico Williams: Lebih Baik di Athletic Bilbao daripada Menang Banyak Gelar
