Lokasi / Beranda / Kesehatan / Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar
Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar

Lahan kosong yang berada di wilayah perumahan Desa Lumpang Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hangus terbakar.
Kebakaran tersebut diduga disebabkan adanya aktivitas pembakaran sampah sembarangan.
"Akibat pembakaran sampah yang mengakibatkan timbulnya api di lahan kosong," kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Adapun peristiwa itu dilaporkan kepada Damkar Sektor Parung Panjang sekitar pukul 13.05 WIB siang tadi.
Hembusan angin yang kencang membuat api dengan cepat membesar dan menyebar di lahan tersebut.
"Merembet ke lahan kurang lebih 2 hektar," jelasnya.
Dua unit pemadam dari Damkar Sektor Parung Panjang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Proses pemadaman oleh petugas sedikit terlambat karena petugas Damkar mengalami kendala area lahan yang terbakar cukup luas serta angin kencang.
"Sumber air juga cukup jauh," tambahnya.
Sekitar 1,2 jam, kobaran api yang membakar lahan tersebut akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini.
"Api sudah berhasil dipadamkan," katanya.
Sebelumnya — Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Warga Depok Diteror Tetangga
Selanjutnya — Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M
Artikel Terkait
- BMKG Ungkap Penyebab Suhu Dingin di Bandung, Lembang Capai 13,4 Derajat Celcius
- Mendikdasmen Ungkap Terobosan pada 2025: Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp 2 Juta
- Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung
- "Hidungku Patah gara-gara Ikam!", Tegangnya Drama Penjemputan 3 Tahanan Kasus Katingan yang Tiba dari Jakarta
- Wamendagri Minta DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD
- Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
- Paradoks Akreditasi Kampus di Era Disrupsi
- Bukan Aset Kementerian PU, Jembatan Pantai Dona Tetap Dibangun Ulang
