Lokasi / Beranda / Olahraga / MTsN Asahan Tolak MBG, Bobby Nasution: SPPG-nya Perlu Dikoreksi
MTsN Asahan Tolak MBG, Bobby Nasution: SPPG-nya Perlu Dikoreksi

"Mungkin anak-anaknya ada yang memerlukan dan menginginkan, tapi tadi karena fungsinya untuk pemenuhan gizi, karena gizi tidak tercukupi gara-gara salah SPPG. Nanti SPPG-nya perlu ditegur,'' ungkapnya.
Sebelumnya penolakan MBG di MTsN 1 diketahui pada Senin (13/7/2026). Ada 400 siswa yang terdampak.
Informasi ini awalnya mencuat, dari laporan orang tua siswa yang menyebut anak-anak mereka tidak lagi mendapatkan makanan bergizi gratis seperti sebelumnya.
Kepala SPPG 02 Rawang Lama, Gunawan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari MTsN 1 Asahan terkait penghentian partisipasi dalam program MBG.
Menurut Gunawan, surat tersebut diterima pada 25 Juni 2026. Dalam surat itu, sekolah menyampaikan bahwa mereka tidak lagi mengikuti program MBG mulai 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa alasan yang disampaikan pihak sekolah dalam surat tersebut, diantaranya:
1. Menu makanan yang dinilai belum sesuai dengan harapan
2. Adanya konflik kepentingan
3. Kerja sama yang dianggap kurang humanis
Meski demikian, pihak sekolah hingga kini belum memberikan penjelasan langsung kepada publik terkait keputusan tersebut.
Gunawan menyatakan telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak sekolah untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
"Saya sudah dua kali datang ke Sekolah, bahkan pernah didampingi oleh Babinsa. Kami juga mencatat buku tamu, namun memang belum berjodoh untuk bertemu dengan kepala sekolah," katanya.
Sebelumnya — Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
Selanjutnya — Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
Artikel Terkait
- Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
- Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
- Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah
- Gus Ipul Jelaskan MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap, Ini Alasannya
- Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior
- Pimpinan BGN yang Baru pun Heran Laporan Keuangan Era Dadan Dapat WTP BPK
- Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Tapi Gerakan Koperasi Bersama Saya
- Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas
