Lokasi / Beranda / Pendidikan / Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim
Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim

Inggris sendiri baru meraih satu gelar Piala Dunia di tahun 1966, saat menjadi tuan rumah di ajang tersebut.
Bersepeda dan Makan Es Krim Jadi Rutinitas Tuchel Sambil Nikmati Senja
Dilansir dari Daily Mail, Tuchel mengaku hanya melakukan hal sederhana untuk meredakan stress, yaitu bersepeda dan makan es krim di sore hari.
Pelatih asal Jerman ini mengaku kerap melakukannya selama 15 menit, sambil menikmati hangatnya mentari sore.
"Terkadang, Anda hanya perlu bersepeda, lalu singgah di area parkir yang luas sambil memegang es krim selama 15 menit, dan seketika Anda merasa seperti remaja berusia 15 tahun lagi," ujar Tuchel.
"Anda menikmati suasana malam musim panas yang hangat selama 15 menit ditemani es krim, lalu kembali merasakan keindahan emosi yang ada dalam diri kita semua dan terkadang, hanya itu yang kita butuhkan," imbuhnya.
Xinhua/Chen Yichen Pemain Timnas Inggris Jude Bellingham merayakan golnya dalam pertandingan perempat final antara Timnas Norwegia vs Inggris pada Piala Dunia FIFA 2026 di Miami Stadium, Miami, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Rasa Penat Inggris Karena Harus Bertanding di Meksiko
Tuchel kemudian melanjutkan bahwa dirinya dan timnas Inggris sempat merasa penat karena harus bertanding di Meksiko dan bermain di dataran tinggi.
Selain itu, pelatih yang sempat menangani Chelsea ini mengungkap pengalamannya soal hasil pertandingan melawan RD Kongo di babak 32 besar dan Norwegia di babak perempat final yang menuntut Inggris harus membalikkan kedudukan setelah kebobolan lebih dulu.
Menurut Tuchel, pertandingan dengan adrenalin tinggi tersebut justru memberinya energi untuk bisa menampilkan yang terbaik bersama timnas Inggris.
Pelatih asal Jerman itu juga mengaku tak terbebani dengan target mendapatkan trofi Piala Dunia 2026 bersama dengan timnas Inggris.
"Saya bisa katakan bahwa hal itu memacu semangat saya dan membuat saya merasa hidup. aya sangat menyukainya hingga hal itu memberi saya energi setiap hari," ujar Tuchel.
"Saya tidak merasa terbebani."
"Anda merasakan ketegangan dan saya akan merasa gugup, dan tentu saja itu wajar. Namun, saya tidak merasa terbebani," ungkapnya menambahkan.
Sebelumnya — Prabowo Minta TNI-Polri Turun ke Sawah Tidak Dipersoalkan
Selanjutnya — BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia
Artikel Terkait
- Gunung Sorikmarapi Sumut Berstatus Waspada, Warga Diminta Jaga Jarak
- Viral Pria di Tangerang Tusuk-tusuk Orang Random, Pelaku Ditangkap
- Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
- Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
- Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
- ADAKSI Desak RUU Sisdiknas Tak Komersialisasi Kampus dan Bergantung UKT Sepenuhnya
- Cara Menikmati Keindahan Waduk Sermo di Kulon Progo, Bisa Jogging dan Lari
- Khofifah Telat Hampir 2 Jam ke Pasar Murah, Warga Pamekasan Sabar Menunggu demi Sembako Murah
