Lokasi / Beranda / Wisata / Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret
Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian heran masih ada kepala daerah terjerat kasus korupsi padahal sudah diberikan retret langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Tito sekaligus merespons kasus terbaru Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang baru saja kena operasi tangkap tangan KPK.
"Ya saya prihatin karena kepala daerah sudah kita berikan retret, kemudian pembekalan awal, kemudian juga sudah dibuatkan sistem keuangan lebih transparan, kemudian juga pembinaan-pembinaan telah dilakukan, pernah dikumpulkan juga oleh Bapak Presiden di Sentul, masih terjadi juga, kita kan nggak bisa, pertama mereka memang dipilih rakyat ya rekrutmennya," kata Tito kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin .
Meski begitu, Tito mengembalikan integritas ke masing-masing kepala daerah. Ia meminta temuan KPK itu jadi instropeksi semua kepala daerah.
"Kedua, kembali ke integritas masing-masing orang. Jadi saya berharap dengan adanya OTT-OTT kepala daerah seperti termasuk Lombok ini," katanya.
"Kepala daerah lainnya agar semua mawas diri melakukan introspeksi, jangan sampai melakukan pelanggaran apalagi tindak pidana korupsi," lanjutnya.
Sebanyak 15 kepala daerah telah terjaring Operasi Tangkap Tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sejak tahun 2025. Dari jumlah tersebut, setidaknya 6 di antaranya telah ditangkap sepanjang awal tahun 2026.
Terbaru Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang kini tengah diterbangkan ke Jakarta. Selain LAZ, ada orang lainnya juga turut diterbangkan dari Lombok Barat menuju Jakarta.
Simak juga Video 'Bupati Lombok Barat Nobar Final Piala Dunia, Paginya Kena OTT KPK':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
Selanjutnya — OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
Artikel Terkait
- Menkum Pastikan Kenaikan Tarif Lepas Kewarganegaraan untuk Perbaikan Layanan
- Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
- Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
- Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
- Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah
- Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM
- IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
- 4 Metode Pembayaran Digital yang Dipakai Pelaku Judi Online untuk Kelabui Petugas
