Lokasi / Beranda / Otomotif / 4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi

Polisi menyebut ada enam orang diduga terjebak di dalam rumah mewah yang berada di lokasi ledakan perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara. Dua orang di antaranya sudah dievakuasi.
"Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dilansir detikSumut, Senin .
Sementara itu, empat orang lainnya diduga masih berada di dalam rumah. Sejauh ini, pihak kepolisian bersama sejumlah pihak masih berupaya mengevakuasi para korban.
"Data yang kami dapat, dari yang selamat merupakan orang tua seorang bapak dari pemilik rumah, masih ada di dalam istri pemilik rumah. Lalu, ada dua atau 3 ART lainnya. Informasinya ada 3 ART, tapi kita ingin memastikan, tapi informasinya demikian," sambung Calvijn.
Sejauh ini, kata Calvijn, pihaknya belum menerima informasi korban selain yang berada di dalam rumah bernomor 3B itu.
Diketahui, ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat ini, polisi masih menyelidiki ledakan ini, tapi dugaan awal ledakan ini terjadi karena kebocoran pipa gas tanam.
Simak lengkapnya di sini.
Simak juga Video 'Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Medan, Rumah Hancur':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Sudewo Minta Dukungan Loyalis: Doakan Saya Bebas dan Jadi Bupati Lagi
Selanjutnya — BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK
Artikel Terkait
- Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
- Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
- Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
- Rini ke ASN: Tetap Melayani meski Menyimpan Lelah, Rindu Keluarga, dan Persoalan Pribadi
- Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
- Warga di Pasuruan Datangi Kantor DPRD, Keluhkan soal Rumah Ibadah yang Diduga Belum Berizin
- Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi
- Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
