Lokasi / Beranda / Teknologi / Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!

Presiden Prabowo Subianto membanggakan pendirian bank emas sebagai prestasi Indonesia karena sudah mampu mengelola 153 ton emas dalam waktu satu tahun.
“Kita telah berhasil mendirikan bank emas untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia. Indonesia punya bannk emas bulion yang sekarang sudah mengelola 153 ton emas,” kata Prabowo dalam taklimat sidang paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Dia bertanya kepada CEO Danantara, Rosan Roeslani, soal nilai dari 153 ton emas itu.
“Bank yang kita dirikan satu tahun yang lalu sekarang sudah mengelola emas senilai 20 miliar dolar,” kata Prabowo.
Dia percaya nilai tersebut akan meningkat.
Dia menilai bank emas ini menjadi kekuatan ekonomi Indonesia yang akan dilihat oleh dunia internasional.
“Saya kira boleh dicek bank mana, bank emas mana yang memiliki 153 ton, yang mengelola 153 ton emas dalam satu tahun, saudara-saudara,” kata Prabowo.
Laporan BKPM
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, mengatakan akumulasi 153 ton emas berasal dari layanan yang dijalankan PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Sejak 20 Februari 2025 kami sudah mengakumulasi total emas, baik di Pegadaian maupun Bank Syariah Indonesia, sekitar 153 ton. Ini satu hal yang juga terus akan kami kembangkan,” kata Ferry dalam forum Risk and Governance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Pengembangan ekosistem bulion menjadi salah satu trategi pemerintah memperdalam pasar keuangan domestik sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Bank emas atau bullion bank diresmikan Prabowo pada 27 Februari 2025 atau dua hari setelah peresmian Danantara.
Prabowo mengatakan, keberadaan bank emas bakal meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp 245 triliun dan membuka 1,8 juta lapangan kerja baru.
Sebelumnya — Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
Selanjutnya — WN Singapura yang Bunuh Pacar di Bali Overstay Setahun, Polisi Telusuri Rekam Jejak
Artikel Terkait
- Wapres AS Sebut Ada Pihak di Israel yang Ingin Perang Terus Berlanjut
- Gibran Respons Komentar Guru di IG soal Sekolah Rusak dengan Kunjungan ke Rokan Hilir
- Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu
- 3.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
- Imbas WNI Kabur Saat Tur, Kemudahan Visa Korea Selatan Berpotensi Dikaji Ulang
- Pemerintah Falkland Ikut Kecam Argentina, Minta FIFA Jatuhkan Sanksi
- Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
- Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026
