Lokasi / Beranda / Bisnis / Viral Satu Keluarga di Depok Diteror dan Diintimidasi Tetangga, Rumah Juga Dirusak
Viral Satu Keluarga di Depok Diteror dan Diintimidasi Tetangga, Rumah Juga Dirusak

Polres Metro Depok masih menyelidiki kasus dugaan dugaan teror dan intimidasi warga di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait dugaan perusakan rumah.
"Satuan Reskrim Polres Metro Depok telah melakukan cek TKP dan pemeriksaan sebanyak 5 orang, dan sudah mengirimkan surat panggilan untuk terlapor," kata Hendra Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (19/7/2026).
Hendra memastikan, terlapor akan dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Depok pada Senin (20/7/2026).
"Masih dalam penyelidikan, dugaan perusakan pagar," ucap Hendra.
Sementara itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diunggah akun instagram @ashy.faaa, memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan tetangga korban melempar helm ke arah rumah korban di kawasan Pancoran Mas, Depok.
Sebelum melakukan pelemparan, pria tersebut terlihat mondar-mandir di depan rumah korban.
Tak lama kemudian, pria itu melempar sebuah helm ke arah rumah korban.
Aksinya sempat ditahan dan dilerai oleh sejumlah warga di sekitar lokasi.
Dalam keterangan di akun @ashy.faaa, ia mengaku keluarganya mendapatkan ancaman, intimidasi, hingga perusakan properti oleh tetangganya sendiri.
Pemilik akun tersebut, hal itu berlangsung bertahun-tahun.
"Kejadian ini pun tidak sekali/duakali dilakukan dan sebelumnya sudah ada mediasi dengan rt rw maupun babinsos setempat, tetapi tidak ada itikat untuk berubah sampai hal tersebut terjadi lagi sampai hari ini, dan membuat keluarga saya sangat merasa tidak nyaman akan hal tersebut," tulisnya.
Atas kejadia itu, ia mengaku sudah membuat laporan ke polisi.
Sebelumnya — Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
Selanjutnya — Bocoran Isuzu di GIIAS 2026: Siapkan 5 Kendaraan Niaga
Artikel Terkait
- 2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi
- 3 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya
- Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
- Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja
- Prabowo Mau Bangun 12 Kota Satelit Baru, Satu Kota Luasnya 200 Hektar
- Habiburokhman Jadi Ketua Panja Terkait Kasus Febrie Adriansyah
- Prabowo Yakin RI Bangkit, Ini Pesannya buat yang Merasa Indonesia Suram
- Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
