Lokasi / Beranda / Wisata / Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat
Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat

Kompas.com/Donny Peresmian diler BYD Harmony Kuningan
"Jawa Barat merupakan salah satu pasar yang terus berkembang. Karena itu kami juga memperluas jaringan agar layanan penjualan maupun purnajual semakin mudah dijangkau masyarakat," ujar Nathan saat pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Rabu (15/7/2026).
Nathan mengatakan saat ini BYD telah memiliki sekitar 100 showroom di Indonesia. Khusus di Jawa Barat, perusahaan telah mengoperasikan 15 diler dan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi sekitar 30 dealer hingga akhir tahun.
dok.BYD Booth BYD di GJAW 2025
Pangsa Pasar Kendaraan Listrik Meningkat
Menurut Nathan, tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut pangsa pasar kendaraan listrik yang pada 2021 masih berada di kisaran satu persen, kini telah melampaui 20 persen.
dok.BYD Diler BYD Indonesia
"Kami melihat masyarakat mulai memahami manfaat kendaraan listrik maupun teknologi plug-in hybrid. Karena itu kami optimistis pasar masih akan terus berkembang," katanya.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2024, lanjut Nathan, BYD telah mengirimkan sekitar 97.000 unit kendaraan kepada konsumen di berbagai daerah.
Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan listrik juga mendorong perusahaan memperkuat ekosistem, tidak hanya melalui jaringan dealer, tetapi juga layanan servis dan penyediaan suku cadang.
kompas.com/adityo BYD Tech-Culture Fest
Festival Jadi Sarana Memperkenalkan Teknologi
Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat, BYD menggelar BYD Tech Culture Fest 2026 di Bandung pada 15–19 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari test drive kendaraan BYD dan Denza, wahana Monster Track Experience, hingga area yang menampilkan teknologi kendaraan elektrifikasi.
Dalam kesempatan itu, BYD juga memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin berbahan bakar bensin.
kompas.com/nanda BYD Tech-Culture Fest
Pengunjung juga berkesempatan menjajal sejumlah kendaraan BYD, termasuk Denza B5 di lintasan offroad serta BYD Seal 6 DM yang dijadwalkan segera dipasarkan di Indonesia.
Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan meningkatnya penggunaan kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi salah satu upaya mengurangi emisi karbon di tengah tingginya jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung.
"Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan teknologi. Kami berharap semakin banyak warga yang beralih menggunakan kendaraan rendah emisi sehingga kualitas lingkungan juga semakin baik," ujar Erwin.
Sebelumnya — Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
Selanjutnya — 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
Artikel Terkait
- Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung
- Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
- 3 Pelaku Tawuran di Bekasi Ditangkap, Corbek hingga Celurit Disita
- Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses
- Ulah Pria di Depok "Challange" 2 Bocah Makan Cabai-Masuk Freezer Berujung Ditangkap
- Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
- Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas
- Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
