Lokasi / Beranda / Otomotif / Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan

Selain penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat, gaya hidup tidak sehat juga dapat menghambat kemampuan sel untuk meregenerasi diri.
"Mental state kita itu bisa berefek ke kondisi skin barrier , kortisolnya jadi tinggi, jadi timbul jerawat," ucap Xaviera.
Risiko kerusakan struktur pelindung kulit
Dokter Iksanuddin Qothi mengatakan, area wajah memiliki batasan toleransi maksimal dalam menerima paparan zat aktif dari produk yang dioleskan.
Unsplash Ilustrasi produk skincare.
Ketika batasan ini terus-menerus dilewati tanpa memberikan jeda yang cukup, lapisan terluar yang berfungsi sebagai skin barrier akan rusak.
"Kalau pada bagian kulit luarnya ini sudah bermasalah, salah satunya karena penggunaan zat aktif yang berlebihan, dan mungkin orang itu tidak aware atau tidak paham bahwa kulitnya punya batasan khusus, bisa rusak skin barrier-nya," papar dr. Iksan.
Kondisi stratum korneum (lapisan terluar epidermis) yang hancur membuat wajah kehilangan kemampuan untuk menahan kelembaban dan juga melindungi kulit dari paparan luar.
"Efeknya bisa secara klinis atau gejala. Misalkan orang itu merasakan perih, tersengat gitu. Atau terlihat secara fisik, kelihatan kemerahan dan kulitnya lebih gampang berjerawat," tutur dr. Iksan.
Skin barrier memang tersebar di seluruh tubuh, tetapi kerusakannya paling mudah terlihat di wajah.
Kembali ke basic skincare untuk memulihkan wajah
Saat ini, tren di kalangan dermatolog justru bergeser ke konsep "skinimalism", yaitu menggunakan lebih sedikit produk dengan kandungan aktif yang terbukti efektif.
Pendekatan ini dinilai lebih mudah dijalankan, mengurangi risiko iritasi, dan sering kali memberikan hasil yang sama baiknya dibanding rutinitas yang sangat panjang.
Prinsip minimalis ini juga diterapkan untuk memperbaiki skin barrier yang rusak.
Menurut dr. Iksan langkah pemulihan skin barrier hanya dibatasi pada tiga hal.
"Menyembuhkan skin barrier itu berarti fondasinya harus dibenarkan. Tiga hal basic skincare. Yang pertama dibersihkan, yang kedua adalah dilembapkan, yang ketiga diproteksi," imbuh dia.
Dengan kata lain, kamu hanya memerlukan pembersih wajah, pelembab, dan tabir surya. Tambahkan micellar water atau cleansing balm jika ingin double cleansing, terutama setelah seharian berada di luar rumah.
Sebelumnya — Viral Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya-Disekap Pacar, Polisi Turun Tangan
Selanjutnya — Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
Artikel Terkait
- Cara Benar Naik Motor Skutik biar Hemat BBM, Hindari Kebiasaan Ini
- Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
- Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sendiri, Bisa Bareng China Juga
- Ruben Onsu Disebut Sampai Utang ke Bank Rp 10 Miliar demi Turuti Keinginan Sarwendah Renovasi Rumah
- Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026
- Peringatan Teddy Sheringham Jelang Laga Inggris Vs Argentina
- Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
- Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
