Lokasi / Beranda / Otomotif / Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki

Menurut Bima, saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja.
“Korban sudah di evakuasi ke rumah sakit,” kata dia.
Terpisah, Kompas.com juga menghubungi Kanit Reskrim Polsek Koja, Iptu Hendri Hartanto untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada jawaban yang diberikan.
Adapun kejadian yang menimpa korban beredar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sekitaran.jakut, tampak korban tergeletak bersimbah darah usai dibacok oleh pembegal sepeda motornya.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, peristiwa itu terjadi saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah sekitar pukul 23.00 WIB usai bermain futsal.
Korban yang mengendarai sepeda motor disebut diadang oleh dua pelaku di Jalan Mandiri VII. Salah satu pelaku diduga menodongkan senjata yang disebut berupa airgun, sedangkan pelaku lainnya membawa senjata tajam jenis celurit.
Pelaku yang membawa celurit kemudian membacok korban. Korban sempat berusaha melarikan diri dengan melompati pagar, tetapi tas yang dikenakannya tersangkut hingga membuatnya terjatuh.
Pelaku kembali menyerang korban hingga korban mengalami luka parah. Korban kemudian berhasil melarikan diri ke dalam gang untuk meminta pertolongan dengan kondisi bersimbah darah.
Sementara itu, sepeda motor korban ditinggalkan dan berakhir dibawa kabur oleh kawanan begal itu.
Sebelumnya — Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga Keamanan
Selanjutnya — AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air
Artikel Terkait
- Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
- Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
- Dinsos Kudus Asesmen Murid SD di Kampung Sosial, Sebut Belum Mengarah Eksploitasi Anak
- 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
- Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi
- Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
- 5 Siswa SD di Surabaya Ciptakan Aplikasi Bahasa Isyarat hingga Juara IMPACT Fest 2026
- Intelijen Endus Ancaman Rusia, Negara NATO Ini Mendadak Siaga
