Lokasi / Beranda / Teknologi / Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut

Tim gabungan Reserse Jatanras, Resmob Polres Metro Jakarta Utara, bersama Unit Reserse Kriminal Polsek Koja mengungkap kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan tawuran antarkelompok remaja di Koja, Jakarta Utara . Tiga pelaku ditangkap.
Tawuran terjadi di kawasan Kompleks UKA, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakut, Sabtu dini hari. Peristiwa bermula dari ajakan tawuran yang disebarkan melalui media sosial Instagram.
"Ajakan tersebut kemudian direspons oleh salah satu kelompok dengan mengumpulkan anggotanya di sebuah kedai sebelum menuju lokasi yang telah disepakati," ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto dalam keterangannya, Senin .
Kedua kelompok diduga telah mempersiapkan senjata tajam sebelum bentrokan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Sejumlah pelaku diduga mengeroyok dan menyerang korban menggunakan senjata tajam oleh sebelum melarikan diri.
Dalam penyelidikan, polisi menetapkan tiga orang sebagai terduga pelaku, yakni AN , AA , dan AH . Sementara satu terduga pelaku berinisial FA telah masuk daftar pencarian orang dan masih diburu petugas.
"Korban berinisial A mengalami luka akibat diduga menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam saat bentrokan terjadi di sekitar Lapangan Voli Komplek UKA," ungkapnya.
Ketiga pelaku ditangkap pada Sabtu , sekitar pukul 21.00 WIB. Adapun barang bukti yang disita berupa beberapa bilah senjata tajam, satu unit sepeda motor, pakaian yang diduga digunakan saat kejadian, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara.
Kompol Andry menegaskan penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk memburu satu terduga pelaku yang masih buron.
"Kami akan menindak tegas setiap bentuk aksi kekerasan maupun tawuran yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum," tuturnya.
Saat ini penyidik masih memeriksa para saksi, melengkapi alat bukti, serta mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ajakan tawuran, baik secara langsung maupun melalui media sosial, karena dapat berujung pada tindak pidana yang membahayakan keselamatan jiwa.
Lihat juga Video: Horor Malam Tahun Baru di Sukabumi, 4 Pemuda Dibacok
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
Selanjutnya — Operasi Berantas Jaya, Polres Bekasi Kota Ungkap 77 Kasus Begal-Curanmor
Artikel Terkait
- Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Evaluasi Disdukcapil Wonosobo, Akta Masih Bisa Diurus 60 Hari
- Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
- Penembakan di Bar Canggu Bali, Peluru Kenai Sekuriti dan WN China
- 10 Negara dengan Anggaran Pendidikan Tertinggi dan Terendah, Indonesia di Bawah Vietnam
- Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi
- Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat
- Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual di USU Buat Laporan Polisi, Polda Sumut : Ini Delik Aduan
- Canda Prabowo soal Maung, Singgung Polri Tak di Bawah Menhan
