Gempa M 5 Guncang Sukabumi
Gempa bumi dengan magnitudo 5 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Gempa tidak berpotensi menimbulkan t
Lokasi / Beranda / Bisnis
Gempa bumi dengan magnitudo 5 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Gempa tidak berpotensi menimbulkan t
Sejumlah ruas jalan dialihkan selama pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026 di Kota Pekanbaru, Minggu
Ketika laporan sampai ke Damkar, pihaknya langsung menurunkan personel yang bertugas di bidang penye
"Kembali lagi Pak Presiden intinya adalah silakan dikaji lagi. Pak Presiden tidak ingin terburu-buru
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada seme
Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 108 persoalan dalam 1
Melki mengatakan, kepercayaan menjadi tuan rumah PeSONas II 2026 merupakan kehormatan sekaligus aman
Menurut dia, dampak ekonomi juga muncul dari kerusakan kendaraan yang sering melintasi jalan yang te
Tempat Pembuangan Sampah di Desa Cikeas Udik, Gunungputri, Kabupaten Bogor terbakar. Kebakaran terj
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai mengapresiasi instruksi Wali Kota Eri Cahyadi yang mew
Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Rembang resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan korupsi Dana Tamb
Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini menyambut baik rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan r
Seorang pasien pria berinisial W kabur dari puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar , Sulawesi Barat
Iran mengancam akan melanjutkan "operasi serangan berskala penuh" jika Amerika Serikat terus melanc
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen M Fadil Imran mendorong transformasi pada layanan kepol
Militer Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan serangkaian serangan selama 90
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir meminta seluruh pemerintah daerah untuk
JAKARTA, KOMPAS.com - Prospek investasi di surat berharga negara (SBN) dinilai masih menarik seiring
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya saat ini tengah menghadapi "perang skala penuh"