Lokasi / Beranda / Bisnis / Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua

Kepala SMP Negeri 4 Kedungbanteng, Durotun Nasikhin mengatakan, rangkaian MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mulai dari mengenal fasilitas, tata tertib, hingga budaya sekolah.
"MPLS ini untuk menumbuhkan motivasi, semangat belajar, serta karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama, sekaligus membangun hubungan yang baik antara siswa baru dengan guru, tenaga kependidikan, dan teman sekelas," kata Durotun kepada wartawan, Jumat.
Ia menjelaskan, prosesi sungkeman menjadi pembeda pada penutupan MPLS tahun ini.
Rasa terima kasih dan memohon doa restu
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menyampaikan rasa terima kasih sekaligus memohon doa restu kepada orangtua sebelum memulai perjalanan belajar di jenjang SMP.
Suasana haru terlihat ketika para siswa bersimpuh di hadapan orangtua mereka. Tidak sedikit orangtua yang memeluk anaknya dan menangis sambil memberikan doa.
Selain sungkeman, para siswa juga membasuh kaki orangtua menggunakan air yang diberi taburan bunga sebagai simbol penghormatan, bakti, dan rasa syukur atas perjuangan orangtua membesarkan mereka.
"Kegiatan mencuci kaki orangtua menggunakan air bunga menjadi simbol penghormatan, bakti, dan rasa syukur anak kepada orangtua yang telah menjadi perantara perjuangan dan kasih sayang dalam kehidupan mereka," ujar Durotun.
Pelepasan balon warna-warni
Panitia kegiatan, Ailys Fauziah, menambahkan, penutupan MPLS juga diisi dengan pelepasan balon warna-warni yang telah ditulisi cita-cita dan harapan para siswa.
"Balon yang diterbangkan menjadi simbol semangat para siswa untuk belajar, berprestasi, dan menggapai cita-cita di masa depan," kata Ailys.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, seperti menghormati orangtua, bersyukur, disiplin, dan memiliki semangat meraih impian.
Salah seorang orangtua siswa, Lida, mengaku terharu mengikuti prosesi tersebut.
"Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya sebagai orangtua dan juga bagi anak saya," ujarnya.
Sebelumnya — DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
Selanjutnya — Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
Artikel Terkait
- Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru
- INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya
- Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi dr Tifa, Minta Sidang Lanjut ke Pembuktian
- Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
- Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB
- [POPULER OTOMOTIF] Komparasi Motor Listrik VinFast dan Polytron Fox 350, Bocoran Innova Zenix
- Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
- TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
