Lokasi / Beranda / Bisnis / Seminggu MBG Beroperasi, Harga Telur dan Ayam Potong di Bangkalan Naik
Seminggu MBG Beroperasi, Harga Telur dan Ayam Potong di Bangkalan Naik

Menurut Faisal, kenaikan harga terjadi karena permintaan di tingkat distributor kembali meningkat.
"Iya kalau kata orang-orang karena itu (MBG)," katanya.
Harga Ayam Naik Rp 5.000 per Kilogram
Selain telur, harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan cukup signifikan.
Faisal mengatakan harga ayam yang sebelumnya berkisar Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilogram kini menjadi Rp 34.000 per kilogram.
Ia menjelaskan harga tersebut merupakan harga dari pemasok. Karena itu, pedagang harus menyesuaikan harga jual agar tetap memperoleh keuntungan.
"Dua barang itu yang naiknya banyak. Kalau lainnya masih standar," imbuhnya.
Warga Keluhkan Kenaikan Harga
Kenaikan harga juga dirasakan warga. Salah seorang ibu rumah tangga di Bangkalan, Siti Aminah, mengatakan harga telur dan ayam di pasar maupun toko sembako sama-sama mengalami kenaikan.
"Di pasar atau di toko sembako harganya sama, naik semua. Jadi ya mau tidak mau tetap dibeli," ujarnya.
Ia berharap kenaikan harga tidak meluas ke kebutuhan pokok lainnya.
"Cukup dua barang itu saja yang naik, yang lainnya jangan ikut-ikutan. Susah kita kalau makin naik semua," pungkasnya.
Sebelumnya — Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun
Selanjutnya — Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026
Artikel Terkait
- Polres Jaksel Mediasi Kurir Ojol Tak Sengaja Hilangkan Paket Pelanggan
- Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
- Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
- PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
- 7 Idola KPop Laki-laki yang Punya Hobi Masak, Siapa Favoritmu?
- Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan
- Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa Bawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang
- Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!
